RASULAN TIGA PADUKUHAN

Sekarwungu 05 Juni 2026 08:32:22 WIB

Tradisi Rasulan kembali berlangsung meriah di tiga padukuhan, yaitu Padukuhan Karanggebang, Padukuhan Bantalwatu I, dan Padukuhan Bantalwatu II pada Rabu Legi (4/6). Kegiatan yang menjadi bagian dari tradisi syukur masyarakat ini berlangsung dengan penuh semangat serta mendapat antusiasme tinggi dari warga.

Rangkaian kegiatan Rasulan diawali dengan doa bersama dalam kenduri di balai padukuhan yang melibatkan seluruh warga. Tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun tersebut tidak hanya menjadi sarana ungkapan rasa syukur, tetapi juga mempererat hubungan sosial dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Rasulan, panitia menghadirkan hiburan rakyat yang menjadi daya tarik utama bagi masyarakat. Pertunjukan wayang kulit yang digelar pada malam hari berhasil menyedot perhatian warga dari berbagai kalangan. Alunan gamelan dan kisah-kisah pewayangan yang sarat nilai budaya menjadi hiburan sekaligus sarana pelestarian tradisi Jawa yang masih dicintai masyarakat.

Selain wayang kulit, kemeriahan Rasulan juga semakin terasa dengan hadirnya kesenian doger yang menampilkan pertunjukan seni tradisional penuh warna dan semangat. Penampilan para seniman lokal mendapat sambutan hangat dari warga yang memadati lokasi acara. Kesenian tersebut menjadi salah satu bentuk pelestarian budaya daerah yang terus dijaga keberlangsungannya oleh masyarakat.

Ulu-Ulu Sumberwungu yang menghadiri kenduri di Padukuhan Karanggebang menyampaikan bahwa Rasulan bukan sekadar acara hiburan, melainkan juga momentum untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan warga. Melalui berbagai kegiatan yang diselenggarakan, masyarakat dapat saling berinteraksi, bekerja sama, dan menjaga nilai-nilai budaya yang telah menjadi identitas kalurahan.

“Rasulan merupakan warisan budaya yang harus terus dilestarikan. Selain sebagai ungkapan rasa syukur, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat tali persaudaraan antarwarga,” ungkapnya.

Perayaan Rasulan di Padukuhan Karanggebang, Bantalwatu I, dan Bantalwatu II berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kegembiraan. Kehadiran berbagai hiburan budaya dan kegiatan olahraga menjadi bukti bahwa tradisi lokal masih memiliki tempat yang kuat di tengah kehidupan masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, masyarakat berharap tradisi Rasulan dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang sebagai warisan budaya yang memperkuat identitas, persaudaraan, dan nilai gotong royong di lingkungan padukuhan.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Galeri Foto
VIDEO KEBUDAYAAN
SURVEI KEPUASAN MASYARAKAT
Layanan Pengaduan
LAYANAN PENGADUAN Ini adalah formulir pengaduan, silahkan sampaikan kritik maupun saran anda terkait Kalurahan Sumberwungu!
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial